Gareth Southgate Membuat surprise Menunjuk Bukayo Saka

Gareth Southgate Membuat surprise Menunjuk Bukayo Saka

Gareth Southgate Membuat surprise Menunjuk Bukayo Saka – Gareth Southgate membuat surprise dengan menunjuk Bukayo Saka sebagai penendang penalti ke-5 Inggris saat berjumpa Italia di set final Euro 2020. Dia juga memperoleh banyak kritikan sesudah laga usai.

Juara tanding final yang diadakan di Wembley Fase itu harus ditetapkan melalui sinetron beradu penalti. Ini karena Inggris dan Italia bermain seri 1-1 sampai set waktu perpanjangan berkahir.

Inggris sempat ada di status unggul sesudah tendangan pelaksana eksekusi Italia, Andrea Belotti, tidak berhasil bersarang di gawang. Tetapi kondisinya berbeda selesai shooting Marcus Rashford berkenaan tiang gawang.

Gareth Southgate Membuat surprise Menunjuk Bukayo Saka

Dua pelaksana eksekusi sesudah Rashford, yaitu Sancho dan Saka, ikut juga tidak berhasil melakukan pekerjaannya. Pada akhirannya, Inggris juga menerima kekalahan dengan score 2-3 dan Italia memiliki hak jadi juara Euro 2020.

Terbaik di Sesion Latihan

Umumnya, dalam beradu penalti, tanggung-jawab penendang kelima dikasih ke pemain yang mempunyai kekuatan paling baik dalam team. Pengalaman dan tahan membanting pada penekanan jadi atribut penting sebagai penendang kelima.

Pengalaman dan tahan membanting kemungkinan belum dipunyai oleh Saka, pria berumur 19 tahun yang baru mencatatkan sembilan performa buat tim nasional senior. Tetapi masalah kekuatannya saat lakukan penalti, rupanya tak perlu ditanyakan kembali.

Daily Mail memberikan laporan jika proses latihan Tim nasional Inggris benar-benar fokus pada sesion beradu penalti. Steve Holland sebagai pendamping pelatih the Three Lions bekerja menulis semua hasil latihan itu.

Holland selanjutnya membuat suatu lis penendang penalti terbaik Inggris. Dan hasilnya, dijumpai jika Saka lebih bagus daripada pada pemain the Three Lions yang sudah rasakan asam garam dunia sepak bola.

Artikel Terkait:  Serunya Bursa Transfer Pelatih

Dituruti Rashford dan Sancho

Data diambil semenjak Saka memperoleh panggilan perkuat Tim nasional Inggris pada bulan Oktober tahun kemarin. Dalam catatan itu , dijumpai jika Rashford dan Sancho sebagai algojo terbaik Inggris di sesion latihan.

Southgate memperlihatkan rasa percayanya ke Rashford dan Sancho dengan turunkan ke-2 nya sekalian di periode injury time set ke-2 . Jelas sudah, Southgate tidak menginginkan mereka memberinya imbas berarti di saat yang sisa.

Karena ini, pemain Inggris lain jadi terkena getahnya. Jack Grealish sampai dinilai Roy Keane karena ditunjuk tidak berani ambil penalti. Claim itu dibantah dengan tegas oleh pemain Aston Villa itu.

worcesterthinktank