Cedera Ilkay Gundogan Jelang Final Liga Champions

Cedera Ilkay Gundogan Jelang Final Liga Champions

Cedera Ilkay Gundogan Jelang Final Liga Champions – Pemain tengah Manchester City itu diambil keluar saat kalah 3-2 menantang Brighton dengan pertandingan terakhir Liga Champions tinggal 11 hari kembali. Pep Guardiola optimis jika Ilkay Gundogan dapat tampil di final Liga Champions sesudah alami cidera saat Manchester City kalah menantang Brighton 3-2.

Pemain timnas Jerman itu buka keunggulan City saat sebelum ditukar pada menit ke-56 karena cidera. Zlatan Ibrahimovic Diragukan Tampil Di Euro 2020 Tetapi bos City berkata jika Gundogan diambil untuk berjaga-jaga karena final menantang Chelsea tinggal 11 hari kembali.

Cedera Ilkay Gundogan Jelang Final Liga Champions

Cedera Ilkay Gundogan Jelang Final Liga Champions

“Esok kami akan mengeceknya dokter cukup optimis,” tutur Guardiola dalam pertemuan jurnalis.

“Permasalahannya dia terkena tendang dan belari di set ke-2 dengan sedikit masalah.”

“Saya tidak ingin ambil resiko, karena itu saya menukarnya.”

Kekalahan City, di muka 7495 fans di Stadion Amex, http://18.136.243.159/ akhiri dua rekor tandang.

Saat sebelum pertandingan, Indobookies mereka sudah memenangi 12 pertandingan tandang beruntun paling banyak oleh team empat kelas paling tinggi di Inggris dan tidak pernah kalah di 23 pertandingan tandang di semua persaingan sebagai rekor baru untuk team asal Inggris.

Pertandingan berbeda saat Joao Cancelo dikartu merah pada menit kesepuluh dan berbicara mereka harus waspada.

“Kami harus waspada dan menyelesaikan pertandingan 11 musuh 11,” paparnya Situs Judi Slot Online Terpercaya. “11 musuh 10 melawan Brighton itu susah.”

Artikel diteruskan berikut ini “Kami harus lebih bagus di final, selalu harus usai dengan 11 pemain.”

“Kami ialah si juara. Empat-lima hari kembali kami mengusung piala dan siap-siap untuk final.”

Artikel Terkait:  Borneo FC Resmi Kontrak Eks Timnas Indonesia U-19

“Saya resah karena ini ialah final Liga Champions dan rivalnya benar-benar susah.”

worcesterthinktank